{"id":99,"date":"2026-01-27T16:43:37","date_gmt":"2026-01-27T16:43:37","guid":{"rendered":"https:\/\/www.nagarinariyahpasialaweh.id\/?p=99"},"modified":"2026-01-28T11:30:32","modified_gmt":"2026-01-28T11:30:32","slug":"puncak-pintu-angin-view-palupuah-360-derajat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.nagarinariyahpasialaweh.id\/?p=99","title":{"rendered":"Puncak Pintu Angin : View Palupuah 360 derajat"},"content":{"rendered":"\n<p>Puncak Pintu Angin merupakan sebuah <strong>tebing<\/strong> yang berada di kawasan Palupuah, dengan posisi geografis yang memungkinkan pandangan <strong>360 derajat<\/strong> ke bentang alam sekitarnya. Dari titik ini, hamparan Palupuah terlihat utuh: perkampungan, perbukitan, hingga lanskap administratif yang kini mulai tertata.<\/p>\n\n\n\n<p>Secara historis, kawasan ini <strong>dulunya merupakan lahan kosong<\/strong>, belum dihuni dan belum memiliki fungsi ruang yang jelas. Seiring waktu, area tersebut mulai <strong>dibuka oleh masyarakat<\/strong>, kemudian berkembang secara bertahap menjadi <strong>kawasan pemukiman<\/strong>. Proses ini mencerminkan dinamika pemanfaatan ruang berbasis kebutuhan sosial dan aksesibilitas.<\/p>\n\n\n\n<p>Kondisi terkini menunjukkan bahwa Puncak Pintu Angin <strong>berada di lingkungan yang cukup representatif<\/strong>. Dari titik pandang tebing, tampak bangunan-bangunan penting, termasuk <strong>kantor pemerintahan\/administrasi<\/strong>, yang menandakan pergeseran fungsi kawasan dari ruang terbuka menjadi ruang aktivitas publik dan permukiman.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan karakter topografi yang kuat, nilai visual yang luas, serta jejak perubahan tata guna lahan, Puncak Pintu Angin berpotensi dikembangkan tidak hanya sebagai <strong>titik pandang lanskap (view point)<\/strong>, tetapi juga sebagai ruang naratif yang merekam <strong>transisi Palupuah dari ruang alami menuju ruang sosial<\/strong>.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Puncak Pintu Angin merupakan sebuah tebing yang berada di kawasan Palupuah, dengan posisi geografis yang memungkinkan pandangan 360 derajat ke bentang alam sekitarnya. Dari titik ini, hamparan Palupuah terlihat utuh: perkampungan, perbukitan, hingga lanskap administratif yang kini mulai tertata. Secara historis, kawasan ini dulunya merupakan lahan kosong, belum dihuni dan belum memiliki fungsi ruang yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":102,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-99","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pariwisata"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.nagarinariyahpasialaweh.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/99","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.nagarinariyahpasialaweh.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.nagarinariyahpasialaweh.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nagarinariyahpasialaweh.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nagarinariyahpasialaweh.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=99"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.nagarinariyahpasialaweh.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/99\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nagarinariyahpasialaweh.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/102"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.nagarinariyahpasialaweh.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=99"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nagarinariyahpasialaweh.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=99"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nagarinariyahpasialaweh.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=99"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}